Bp. Haris M
Tepatnya tanggal 24 Januari saya terjatuh dari tangga rumah kami.
Hal itu terjadi sangat cepat. Sempat saya merasa takut, karena saya
merasa tangan kanan saya seolah mau lepas. Saya terus memegangi tangan
kanan sambil bermazmur memuji Tuhan.
Kemudian saya dibawa ke RS Jati Rahayu oleh Bp. Jerry (suami dari ibu
Emy). Ternyata tangan saya harus dioperasi. Saya berserah pada Tuhan
dan belajar mempercayai Tuhan sepenuhnya bahwa Tuhan pasti beserta saya.
Puji Tuhan operasi berjalan lancar. Saya juga cemas karena tidak bisa
bekerja, namun pemimpin dan teman – teman di pekerjaan memahami kondisi
saya. Itu karena kemurahan Tuhan. Dalam kondisi tersebut saya belajar
mengucap syukur. Karena saya percaya ada hikmat di balik setiap hal yang
kita hadapi sekalipun itu tidak menyenangkan. Ketika saya sakit saya
mempunyai waktu lebih banyak dengan keluarga juga dengan kedua orang tua
saya.
Saya merasa makin dekat dengan mereka. Saya bersyukur karna tangan
sya berangsur-angsur membaik. Terimakasih kepada bapak dan ibu saya yang
sabar merawat saat saya sakit, juga kepada istri dan anak-anak yang
setia menemani. Juga kepada komunitas komsel Puri Gading yang sangat
mendukung, menguatkan dan menghibur kami sekeluarga, juga kepada seluruh
jemaat GPI Petra. Tuhan Memberkati.
No comments:
Post a Comment