Judul ini terbalik dengan pemahaman masyarakat yang sering mengatakan
“jadi orang baik itu susah”, justru hal yang paling mudah dilakukan
adalah menjadi orang baik. Diawali dengan bagun dipagi hari, mulailah
dengan kebaikan kecil kepada diri sendiri, maksudnya itu ya
bersih-bersih, menyapu halaman, membersihkan badan dan berdoa. Ini juga
termasuk kebaikan kepada diri sendiri. Dengan rumah yang bersih kita
merasa nyaman, dengan berdoa di pagi hari, tubuh dan pikiran akan
menjadi seimbang, harmoni dimana kita siap menjalani kehidupan dengan
pandangan yang terang, positif thinking dan hati yang damai.
Sempatkan waktu untuk mensyukuri seratus hal di pagi hari, apa saja.
Mulai dari masih bisa bangun pagi, masih bisa melihat, merasa,
mendengar, berjalan, bisa minum, mandi, berbicara, punya pakaian untuk
dikenakan, punya beberapa lembar uang di dompet, punya kerjaan, punya
rumah, tidak ada hutang,keluarga yang sehat, dll…maksimalkan sampai
seratus. Dengan menghitung karunia yang telah diberikan kehidupan, kita
akan merasa menjadi manusia yang paling beruntung sedunia dan dengan
keyakinan seperti itu, keberuntungan akan berbondong-bondong menghampiri
kehidupan kita. Mudah kan !! Kemudian kalau sempat lagi saat bangun
pagi berdoalah, berdoa tidak hanya untuk diri sendiri namun juga untuk
sesama makhluk hidup.
Milikilah niat yang baik di pagi hari, niat yang memberi semangat,
niat yang memberi tenaga melimpah dan antusiasme yang meluap-luap.
Pikirkanlah di dalam hati bahwa hari ini akan menyenangkan, setiap hari
adalah hari baru yang menyenangkan karena berkah kehidupan yang melimpah
ada di hari ini. Hari ini kita akan melakukan banyak kebaikan, akan
menyentuh kehidupan banyak makhluk hidup baik secara langsung maupun
tidak langsung. Cerahkanlah hati satu orang saja maka rantai reaksinya
akan menyebar bagaikan efek domino. Apalagi kalau kita sanggup tersenyum
dan menyentuh hati banyak orang, akan bermunculan puluhan rantai reaksi
kebaikan yang mengalir tanpa ujung sampai hari ini berakhir.
Usahakanlah seluruh tenaga dan energimu di hari ini menjadi
benar-benar berguna untuk kebaikanmu dan lingkungan sekitarmu. Jangan
biarkan energimu bocor pada rasa marah, sedih dan kecewa. Perasaan2
seperti itu akan menyerap energimu dan membuatmu mudah capek,mengantuk,
lelah dan tidak bergairah. Sebaliknya ketika kamu mengijinkan perasaan
senang dan bahagia menghampiri hidupmu, energimu akan semakin bertambah
dari waktu ke waktu karena setiap orang yang kamu sentuh memlimpahkan
energi kebaikan yang sama kepadamu, semakin banyak akan semakin berlipat
karena efek domino tadi.
Dari pagi hari saja kita dapat menarik kesimpulan sungguh sangat
mudah menjadi orang baik. tidak perlu menunggu kaya dulu, tidak perlu
menunggu hidup damai dan tanpa masalah. Kekayaan yang sebenarnya ada di
dalam hati kita, kedamaian bisa kita ciptakan saat ini dan detik ini
dengan mendamaikan perasaan kita yang ada di dalam diri, dan terakhir
tidak ada manusia yang tanpa masalah. Justru masalah yang datang adalah
ujian yang akan menaikkan kelasmu setingkat lebih tinggi dari
sebelumnya. Setiap ujian adalah tes yang menguji kesabaran dan keyakinan
kita, semakin kita sabar dan yakin bahwa semuanya adalah ujian dariNya,
semakin cepat masalah ini akan berlalu. Karena setiap kesenangan dan
penderitaan memiliki batas waktunya masing-masing, tidak ada yang kekal.
Mulai saat ini milikilah pemikiran yang baik dan mencerahkan
hati, mulai dari diri sendiri, kepada orang lain maupun kehidupan.
Carilah sisi terbaik dari setiap peristiwa yang datang. Milikilah
filososi manusia yang beruntung, apapun yang terjadi selalu mengawali
perkataannya dengan kata beruntung. Untung nyawanya selamat, untung
tidak apa-apa, untung masih bisa hidup dll. Karena apa yang kita
ucapkan, apa yang kita lakukan dan apa yang kita pikirkan merupakan
cerminan dari apa yang ada di dalam diri kita. Ibarat termos, dalamnya
termos hanya dapat kita ketahui setelah kita menuangkan isinya ke dalam
cangkir atau gelas, isinya itu bisa air putih, teh atau kopi panas.
Pilihan ada di tangan kita, apa yang kita sajikan itulah yang akan kita
nikmati.
Salam… TUHAN MEMBERKATI ..
Maxi Eman
No comments:
Post a Comment